expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

Materi Pelajaran

Materi Pelajaran

BAB-01

Mendefinisikan sesuatu. Contoh : Dia adalah perawat. Hari ini adalah senin.

BAB-02

Kata penujuk. Contoh : Ini adalah bunga. Itu adalah gunung. Buku ini adalah buku saya.

BAB-03

Keberadaan benda. Contoh : Di atas lemari ada buku. Kunci motor saya dimana?

BAB-04

Menyatakan kegiatan yang akan dilakukan atau kegiatan yang regular terjadi. Contoh : Saya akan pergi ke Jepang. Matahari terbit dari timur.

BAB-05

Menyatakan kegiatan yang sedang dilakukan. Contoh : saya sedang menulis surat. Dia sedang belajar Bahasa Jepang.

BAB-06

Menyatakan kegiatan yang telah dilakukan. Contoh : Bapak saya telah membaca koran itu. Ibu telah tiba di Bali.

BAB-07

Menyatakan kalimat permohonan, permintaan atau perintah. Contoh : Mohon minum obat ini sekarang. Mohon jangan pulang ketika hujan.

BAB-08

Menyatakan kalimat larangan dengan tegas. Contoh : Tidak boleh pulang ketika hujan. Dilarang merokok di rumah sakit.

BAB-09

Menyatakan kalimat permintaan ijin atau memperbolehkan untuk melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Contoh : Bolehkan saya singgah ke rumahmu? Anda boleh tidak membeli kamus ini sekarang.

BAB-10

Menyatakan kalimat pemberian (yang diberi adalah perbuatan). Contoh : Saya membuatkan bapak kopi. Saya menuliskan adik surat.

BAB-11

Menyatakan kalimat pemberian (yang diberi adalah barang). Contoh : Apakan anda sudah memberi dia buku itu? Saya akan memberimu uang.

BAB-12

Menyatakan kalimat penerimaan (yang diterima adalah perbuatan). Contoh : Saya dibuatkan kopi oleh ibu. Apakah kamu sudah dibelikan tas oleh bapak?

BAB-13

Menyatakan kalimat penerimaan (yang diterima adalah barang). Contoh : Saya menerima uang dari bos. Apakah kamu sudah menerima kiriman itu?

BAB-14

Menyatakan kalimat suatu keharusan. Contoh : Anda harus belajar Bahasa Jepang. Saya harus menelponya sekarang.

BAB-15

Menyatakan sesuatu kegiatan yang pernah atau tidak pernah dilakukan. Contoh : Apakah orang itu pernah mengerjakan hal ini? Kami tidak pernah makan sushi.

BAB-16

Menyatakan kegiatan yang dilakukan bersamaan atau bersambilan. Contoh : Bapak membaca koran sambil merokok. Saya belajar sambil bekerja.

BAB-17

Menyatakan kalimat yang semestinya sesuatu itu terjadi atau tidak terjadi. Contoh : Semestinya hari ini turun hujan. Semestinya dia telah datang.

BAB-18

Menyatakan kalimat untuk menyarankan seseorang melakukan atau tidak melakukan sesuatu. Contoh : Sebaiknya anda memanggil ambulan sekarang. Sebaiknya orang itu tidak berjalan di sebelah kanan.

BAB-19

Menyatakan pola kalimat untuk menyatakan kesanggupan. Contoh : Saya bisa pingpong. Saya bisa bermain pingpong. Saya sanggup Mengerjakan pekerjaan ini.

BAB-20

Menyatakan kalimat pengandaian. Contoh : Jika anda seorang murid, setengah harga. Jika anda telah mengerti boleh pulang.

BAB-21

Menyatakan keterangan waktu yang berupa kalimat. Contoh : Mohon jangan bercanda ketika berdoa. Semestinya anda minum air setelah makan.

BAB-22

Menyatakan suatu keinginan atau niat. Contoh : Saya ingin kamera. Saya ingin membeli kamera. Saya berniat pulang ke Indonesia.

BAB-23

Menyatakan kalimat bertujuan, yang menyatakan tujuan dari sebuah aktifitas itu dilakukan. Bercirikan menggunakan kata “untuk”,”agar”,”supaya”,”untuk tujuan”. Contoh : Saya pergi ke Jepang untuk bekerja. Kami belajar agar pintar.

BAB-24

Penggunaan kata “hodo” sebagai kata pseudo. Pseudo = semu. Contoh : Semakin dipikir semakin sulit. Lebih cepat lebih baik.

BAB-25

Menyatakan kalimat untuk menyatakan rasa, kesan, bau dan perasaan. Contoh : Minuman ini rasanya seperti Obat. Parfum itu baunya seperti bensin.

BAB-26

Menyatakan kalimat untuk menyatakan bentuk, warna, wajah dan penampilan. Contoh : Mobil jepang itu bentuknya seperti helm. Penampilan orang itu seperti artis.

BAB-27

Menyatakan kalimat perbandingan. Contoh : Saya lebih suka burung dari pada ikan. Mana yang lebih enak bakso atau soto?

BAB-28

Menyatakan perkiraan akan terjadinya sesuatu dlm beberapa tingkatan kepastian. Contoh : Yakin sekali akan turun hujan. Mungkin akan turun hujan.

BAB-29

Menyatakan kalimat untuk penamaan atau penyebutan sesuatu. Contoh : Ini adalah rokok yang disebut Gudang Garam. Ini adalah kue Bali yang disebut klepon.

BAB-30

Menyatakan kalimat ajakan. Contoh : Makan yuk!! Mari kita pulang.

BAB-31

Menyampaikan atau menanyakan alasan dari terjadinya sesuatu. Contoh : Itulah alasannya dia bisa berbahasa Jepang. Tahu kah anda mengapa ia semarah itu?

BAB-32

Menyatakan kalimat transitif aktif (transitif=memerlukan objek, aktif=berawalan me) Contoh : Menangkap pencuri. Dia menulis surat.

BAB-33

Menyatakan kalimat transitif pasif (transitif = memerlukan objek, pasif = berawalan di) Contoh : Pencuri ditangkap polisi. Nasi dimakan anjing.

BAB-34

Menyatakan penggunaan kata tokoro untuk menyatakan aktifitas yang baru saja akan, sedang dan telah terjadi. Contoh : saya baru saja akan menelponmu. Baru saja telah selesai.

BAB-35

Menyatakan mencoba suatu aktifitas untuk melihat hasilnya. Contoh : Coba pakai baju ini!! Coba minum susu ini!! Coba pakai baju ini sebelum membelinya.

BAB-36

Menyatakan pola kalimat yang merubah kata kerja menjadi bermakna cara. Contoh : Makan > cara makan. Bekerja > cara bekerja.

BAB-37

Menyatakan menyelesaikan suatu perbuatan atau melakukan suatu perbuatan yang tanpa disadari efeknya. Contoh : Saya baru saja mengatakan sesuatu hal yang bodoh. Termakan (tidak sengaja dimakan).

BAB-38

Menyatakan setelah melakukan aktifitas lalu datang, atau setelah melakukan aktifitas lalu pergi. Contoh : Mohon belikan saya rokok (bermakna setelah membeli langsung datang). Mohon belikan saya rokok (bermakna setelah membeli langsung pergi. Mungkin saja keesokan harinya akan dibawa).

BAB-39

Menjelaskan bahwa sesuatu dalam keadaan tertentu namun keadaan pasti tersebut telah dihasilkan oleh orang yang tidak teridentifikasi. Contoh : Kamarnya telah dipesan. Pintu terkunci.

BAB-40

Menyatakan suatu perbuatan yang sengaja dibiarkan dalam kondisi tertentu untuk tujuan tertentu di masa mendatang. Contoh : Biarkan lampu menyala yuk!? Bermakna dengan sengaja membiarkan lampu itu menyala mungkin saja karena si pembicara akan segera kembali lagi. (tergantung situasi). Apakah akan (kita) biarkan lampu dalam kondisi padam? Mungkin saja sengaja dilakukan agar nyamuk tidak berdatangan.

BAB-41

a. Mengubah atau menambahkan arti dari sebuah kata. b. Menyatakan rentang jarak dan waktu. Contoh : a1. Menjadi dingin. a2. Sulit dimakan. a3. Mudah dimengerti. a4. Makanan. b1. Dari Denpasar sampai Jakarta. b2. Dari jam 8 sampai jam 10.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar